Maple leaves in Autumn.

Abraham Lincoln pernah berkata “Pada akhirnya yang terpenting adalah bukannya tahun-tahun  dalam hidupmu, tetapi hidupmu dalam tahun-tahun  itu”. Hari-hari yang berarti dalam usia kita lebih penting dibandingkan jumlah usia kita, sederhananya seperti itu.

Waktu adalah ciptaan Allah yang sangat kejam. Dia tak mengenal kasihan, dia akan meninggalkan kita semua, siap atau tidak. Dia tak mengenal ampun, ingat atau tidaknya kita akan waktu. Itulah kenapa Allah mengingatkan kita akan pentingnya waktu. Mengingatkan kita akan kerugian yang kita dapat ketika kita tidak menghargai waktu.

Ketika waktu berjalan dia takkan pernah mengulang walaupun sedetik saja. Dia juga takkan berhenti walau sejenak. Dia akan menjadi kenangan masa lalu. Barang siapa yang menghargai waktu dia akan menggunakan waktu yang ada dengan bijaksana,. Mengisinya dengan kegiatan yang berguna. Mempersiapkan hari-hari yang akan datang.

Waktu ibarat pedang bermata dua, dia bisa menjadi sangat berguna ketika kita menggunakannya dengan baik. Sebaliknya dia akan melukai kita ketika kita tidak memanfaatkannya dengan hati-hati. Waktu adalah detik-detik hitungan mundur bukanlah maju bagi manusia di dunia. Sesungguhnya, kita hanya menuju akhir waktu yang telah ditetapkan bagi kita.

Ketika angka berganti dari 31 menjadi 32 ataupun 10 menjadi 11 angka bertambah tetapi batas akhir akan menjelang. Rasulullah mengingatkan kita untuk lebih baik di waktu yang berganti itu agar kita tidak merugi. Gunakanlah waktu dengan hati-hati dan bijaksana agar tidak melukai kita. Impian hari ini adalah kenyataan yang akan kita peroleh di waktu yang datang.H

Leave a Reply

(required)

(required)

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

© 2011 Azhari Islamic School Lebak Bulus - Junior High