Field Trip ke Kantor Berita ANTARA

Ketika masyarakat kota Jakarta disibukkan dengan dengan Obama yang mau berkunjung ke Indonesia, siswa SMP AIS LB juga sibuk mengadakan fieldtrip. Itulah sebabnya di awal keberangkatan sempat terjadi ketegangan karena ada kemungkinan jalanan akan ditutup. Jalanan yang akan ditutup adalah jalan protokol Jl. MH Thamrin dan Jl Sudirman yang kebetulan sekali kami akan melewatinya. Rencananya Selasa 9 November 2010 itu kami akan ke kantor berita ANTARA dan museum perumusan teks Proklamasi.

Memulai perjalanan dengan kendaraan bus Eksekutif terasa lega sekali karena hanya sedikit penumpangnya. Setelah do’a oleh Ust Dede, maka bus berjalan menuju lokasi pertama. Untuk menghibur, sepanjang perjalanan para Ustadz dan Miss2 nya bergantian bercerita bahkan siswa juga ikutan contohnya Salma. Sekedar melepas stress karena harus melewati jalanan Jakarta yang selalu macet.

Lokasi pertama akhirnya sampai juga setelah 1 jam perjalanan. Kantor berita ANTARA. Kantornya berada di lantai 19 and 20 Wisma ANTARA. Kami guru dan siswa SMP AIS LB akhirnya bertemu dengan jajaran redaksi ANTARA, baik foto, teks, maupun TV. Asyik juga berdiskusi saling tanya jawab dengan para professional di berita itu.

Di ANTARA dijelaskan tentang bagaimana membuat liputan foto dan membuat berita tulisan serta berita untuk TV. Seluruh siswa dan guru SMP AIS LB diajak bertemu dengan wartawan wartawan ANTARA di kantor redaksinya. Kesan yang tergambar, semua sibuk sedang membuat berita,.

Setelah selesai di redaksi kami diajak ke tempat pembuatan berita untuk TV. Di sini dijelaskan bagaimana proses membuat berita untuk di televisi. Bagaimana mengedit film hasil liputan, bagaimana mendubbing, dan banyak lainnya.  Kejutan, ternyata yang menjelaskan kepada kami adalah salah satu presenter acara di TVONE Backpacker namanya Yulika Satria Daya.

Selesai di ANTARA kami menuju ke Museum Perumusan Teks Proklamasi. Sepanjang perjalanan kami melihat jalan Thamrin yang penuh sesak ditambah kendaraan Polisi, sepertinya bersiap menyambut Obama.

Sampai di museum setelah sholat kami mendapat penjelasan tentang gedung tersebut. Gedung tersebut sebelumnya pernah dipakai untuk merumuskan teks Proklamasi RI di tahun 1945. Dulu rumah itu ditempati oleh Laksamana Maeda. Disana dipamerkan foto-foto perjuangan dan para tokoh Proklamasi RI, bahkan saat pengetikkannya juga ada patungnya.

Setelah puas di museum Proklamasi yang bersejarah kami pun berangkat pulang. Dan tiba selamat sampai di Azhari, Alhamdulillah jalanan belum ditutup komentar seorang guru.  Tak sabar rasanya mau FieldTrip lagi di semester depan.

%%wppa%%
%%album=5%%

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar